daYa SAink IndoNEsia!!!Lemah!!LEmah???

untitled1.jpgPada sekarang ini perusahaan-perusahaan diIndonesia mendapatkan masalah yang cukup kompleks untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan luar negri. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan itu mulai dari masalah internal dan masalah eksternal. Masalah internal yang dihadapi oleh perusahaan seperti potensi Sumber Daya Manusia, teknologi, rancangan strategi bisnis, informasi manajamen, divisi riset dan pengembangan yang belum memadai dan juga peramalan bisnis yang tidak absah, tidak handal dan tidak akurat. Sedangkan masalah eksternal yang dihadapi ialah akses pasar, korupsi, birokrasi yang tidak efisien, ketidak stabilan politik, tingkat pajak, pungutan liar, unwanted policy, suku bunga, transportasi, upah buruh, penegakan hukum dan pungutan-pungutan liar.

Produktivitas kerja SDM (sumber daya manusia) Indonesia tergolong sangat rendah. Berdasarkan survai internasional, saat ini Indonesia berada pada peringkat 137 dari 147 negara yang disurvai. Dimana SDM tidak bagus akan menghasilkan produk berkualitas rendah. Produk kualitas rendah tidak laku di pasaran sehingga membuat kinerja bisnis menurun. Kinerja bisnis menurun mempengaruhi kesejahteraan pekerja. Kesejahteraan turun biasanya membuat kinerja SDM menurun. Salah satu kunci keberhasilan perusahaan adalah bergantung dari kinerja SDM yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan kontribusi pada perusahaan. Dengan SDM yang baik sudah barang tentu perusahaan akan lebih mudah merancang dan menerapkan strategi bisnis yang mantap untuk bersaing.

Merajalelanya korupsi mengikis daya saing bangsa ini secara drastis dan menjadi hambatan utama bagi bisnis diIndonesia sedangkan penegakan hukum sangat lemah dan kemampuan negara untuk menerapkan program yang terintegrasi untuk melawan korupsi terbatas dimana kondisi yang seperti akan sangat berpengaruh terhadap iklim investasi. Masalah penegakan hukum, pengurusan dokumen yang berbelit-belit dan panjang serta berbagai pungutan dari pemerintah daerah turut membebani pengusaha.Negara lain tentu enggan untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Serta tingginya biaya produksi dimana para pengusaha harus memperhitungkan suku bunga perbankan serta tingkat bunga yang tinggi serta biaya transportasi di pelabuhan seperti handling charge dan freight yang melonjak dari nilai seharusnya, yang dimana kondisi akan membuat harga produk diIndonesia akan lebih mahal dari produk luar.

(my take Home exam from Pak Sjafri)

Iklan

7 Komentar »

  1. sibermedik said

    Salam kenal…
    baru tau ya sampeyan?
    Kita dalam piramida MASLOW masih di stage 1..dimana orientasi adalah uang untuk kebutuhan hidup..jadi dedikasi& etos kerja turun..
    selengkapnya visit aja blog saya
    http://www.sibermedik.wordpress.com

  2. marwan said

    aslkm..
    thanks yah udah berkunjung diblog gue..
    yaa maklumlah saya kan masih dalam tahap belajar, jadi untuk masalah ilmu2 yang bermanfaat pasti baru2 tau juga..kayaknya anda sudah lebih mengenal tentang masalah ini dan yang saya tangkap anda sudah master???ya berbagilah kepada saya apa2 yang sudah anda tau sampe detik ini…tolong jabarin lagi dunk tentang konsep anda tadi,,,terima kasih,,,
    wassalam…

  3. sibermedik said

    he.he..berlebihan sampeyan..saya juga sedang belajar..
    calon dokter yang ingin improve dibidang technology & manajemen…

    Btw, makasih dah mau kenalan..

    oia..yg ronawajah itu siapa-nya sampeyan? dosen ya?

  4. marwan said

    yup..dia dosen gue di Manajemen Bisnis,,
    nah kalo mau tanya2 tentang Sumber Daya Manusia,,dia hebad tuh coba ajah,,
    http://www.ronawajah.wordpress.com

  5. Yari NK said

    Daya saing Indonesia sebenarnya tidak terlalu buruk! Hanya saja masih terlalu banyak masalah2 sosial (terlalu terlalu terlalu banyak!) yang perlu dibenahi sehingga mirip lingkaran setan atau benang kusut yang sulit diluruskan atau bingung mau mulai dari mana.
    Mungkin kalau penduduk kita hanya 50 juta orang, cerita bisa jadi sedikit berbeda. Saya yakin sejuta orang yang paling pintar di Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan sejuta orang paling pintar di negara jiran kita Malaysia. Untuk itu mari kita galakkan kualitas SDM kita!
    Btw, terims ya sudah mampir di blogku! šŸ™‚

  6. marwan said

    iyah pak setuju banget,,
    coba liat adek2 kita yang menjuarai olimpiade fisika kemaren,,itu sudah menandakan kalau SDM indonesia tuh sudah sangat baik…naaaaah???kenapa orang2 dewasa yang brilian2 sekarang ini g bisa menonjol di indonesia, malahan bbrp, lebih minat untuk bekerja diluar???dan itu satu tanda tanya bagi kita kan???

  7. hukum di Indonesia harus ditegakkan!

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: